
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis sore (12/3/2026). Kegiatan tersebut menandai dimulainya operasi kemanusiaan dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel gelar pasukan ini diikuti oleh ribuan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga, serta berbagai mitra strategis Polri, termasuk Senkom Mitra Polri DKI Jakarta yang turut hadir sebagai bagian dari unsur potensi masyarakat (Potmas) dalam mendukung pengamanan Lebaran tahun 2026.

Operasi Ketupat 2026 difokuskan pada upaya memastikan keamanan, kenyamanan, ketertiban, dan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Sebanyak 3.363 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti Kemenko Polkam, Kementerian Perhubungan, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya.
Dalam struktur komando operasi, Kapolri bertindak sebagai Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (Bijakops) yang didampingi oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Sementara secara teknis, operasi dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho sebagai Kepala Operasi Pusat (Kaopspus).
Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga melakukan pemeriksaan pasukan dan sarana prasarana operasional yang akan digunakan dalam pengamanan Lebaran. Berbagai kendaraan taktis dan teknologi pendukung turut ditampilkan, mulai dari rantis Maung, Baracuda, mobil Command Center, hingga perangkat Traffic Accident Analysis (TAA) yang berfungsi mendukung analisis kecelakaan lalu lintas secara cepat dan akurat.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan di wilayah daerah, Kapolri secara simbolis menyerahkan 150 unit motor trail KLX kepada Polda Aceh, Polda Sumatera Utara, dan Polda Sumatera Barat untuk membantu mobilitas personel selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana sebelum operasi pengamanan Lebaran dilaksanakan secara penuh.
“Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat benar-benar siap menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Kapolri.

Kehadiran berbagai unsur mitra strategis, termasuk Senkom Mitra Polri DKI Jakarta, menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung tugas kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pengamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

